Tepatnya pada hari sabtu tanggal 05 April 2014perwakilan peserta dokter kecil SDIT ALKHOIR kedatangan penguji dari lembaga Pusat Kesehatan Masyarakat kecamatan bandung guna mencetak kader-kader yang peduli akan kesehatan masyarakat baik lingkungan masyarakat pelajar maupun lingkungan masyarakat sekitar.
Dari tiga peserta yang telah diuji yaitu :
- Hanifatud Diniyyah
- Garnis Dea Ananda
- Zaid Imaduddin Abdurrahman
Pihak penguji memutuskan bahwa saudari Hanifatud Diniyyah dengan prosentase hasil uji tertulis dan interview yang cukup memuaskan, berhak mewakili kecamatan bandung untuk bersaing ketingkat selanjutnya guna
mensosialisasikan Usaha Kesehatan Sekolah.
Pendidikan dan
pelayanan kesehatan anak memang harus dimulai dari lingkungan tempat ia
bersosialisasi seperti di rumah dan sekolah. Misalnya saja seperti
adanya dokter kecil di sekolah dasar, tujuannya adalah sebagai upaya
pendekatan edukasi dalam rangka menciptakan perilaku sehat di sekolah.
Siswa yang menjabat sebagai dokter kecil bertugas untuk melaksanakan
sebagian usaha peningkatan dan pemeliharaan terhadap diri sendiri, teman
sekolahnya, keluarga dan lingkungannya.
Biasanya dokter kecil adalah mereka yang mengenyam pendidikan sekolah dasar kelas
4 hingga 6 dan termasuk siswa yang berprestasi, serta syarat lainnya
yang tentu berkenaan dengan kesehatan. Di sekolah umum atau madrasah
biasanya ketika upacara berakhir, ada dokter kecil yang membantu guru
berjaga-jaga di belakang barisandan bertindak ketika mendapati temannya
yang kurang sehat. Selain itu, kewajiban sebagai dokter kecil adalah
memberikan contoh perilaku sehat dan mampu mendorong teman-temannya
untuk menjalankan pola hidup sehat.
Dokter kecil yang
merupakan bagian dari Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dibekali dengan
berbagai ilmu kesehatan seperti masalah kesehatan lingkungan atau
pengetahuan tentang tanda-tanda penyakit. Selain itu, mereka juga
diberikan pengetahuan tentang macam-macam gizi yang diperlukan, seberapa
pentingnya memiliki kecukupan gizi dan lain sebagainya.
Sebagaimana kita
ketahui bahwa berbagai penyakit yang dialami anak ditularkan melalui
jajanan sekolah yang tak sehat. Fungsi dokter kecil di sini adalah
sebagai media yang dapat memengaruhi siswa untuk lebih selektif memilih
makanan atau minuman yang hendak dikonsumsi. Selain itu, penyakit yang
kerap menyerang anak-anak adalah penyakit cacingan. Berdasarkan survey,
31,8 anak sekolah dasar mengidap cacingan. Cacingan tak boleh dianggap
remeh, karena anak yang cacingan akan kehilangan kandungan karbohidrat
dan protein dalam tubuhnya. Selain itu, produktivitas anak akan
terganggu. Oleh karenanya, perilaku sehat dalam keseharian sangat
penting untuk disuarakan. Dalam lingkup ini, dokter kecil berpotensi
besar untuk melakukan itu kepada teman-temannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar